Ini adalah kesekian kalinya aku bertemu dengan ia dalam sehari. Tidak biasanya kami berpapasan, apalagi saling berpandangan. Perubahan atmosfer secara drastis dan tiba-tiba setiap kali mata kami bertatapan. Membuat jantungku berdetak lebih kencang. Nafasku terasa berat. Namun perasaan bahagia memenuhi relung hati kecilku. Walau sekejap, hal itu tak dapat kulupakan dalam hitungan jam, bahkan hari. Hal tersebut membekas di hati, terekam di memori otak dan tersimpan untuk jangka waktu yang relative lama. Lidah yang selalu kelu karena kami telah lama tak bercengkrama kadang kurasa. Namun senyum kami selalu merekah setiap kali bertemu. Aku, telah jatuh hati padanya semenjak kami berada pada kelas yang sama saat SMP. Aku yang dulunya telah mengikat hubungan terlebih dahulu dengannya, hanya dapat memandangnya dari jauh dan mencoba meluluh-lantahkan perasaan saat itu. Aku telah memilikinya, orang yang berharga bagiku. Mungkin itulah yang terpikir olehku. Dulu. Ya, ora...
Comments
Post a Comment